BINARY FOREX IQOPTION.COM

Kamis, 28 Maret 2013

TIPS AGAR CEPAT HAMIL

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
By opening an account FBS, you open up the

 opportunity to achieve financial freedom and success!

http://idnfbs.com/?ppk=889




Tips Agar Cepat Hamil. Kehamilan dan mendapatkan keturunan merupakan sebuah harapan yang besar bagai pasangan suami isteri, khususnya bagi mereka yang baru saja melangsungkan pernikahan. Hadirnya buah hati dalam kehidupan keluarga menambah lengkap suasana. Momen tatkala hasil test kehamilan menunjukkan postif, adalah sebuah moment yang sangat dinanti oleh pasangan suami isteri bagi mereka yang mendambakan hadirnya generasi penerus keluarga.
Namun ada kalanya, harapan akan mendapatkan kehamilan dan keturunan terasa mulai sirna tatkala kehamilan yang ditunggu-tunggu belum datang juga. Stress dan putus asa banyak menghinggapi pasangan suami isteri yang telah lama menanti. Kadang kondisi ini banyak membuat sebuah keluarga menjadi tidak harmonis dan akhirnya terjadi perceraian gara-gara kasus ini. Sebetulnya banyak kasus yang menyebabkan sulitnya sebuah pasangan suami isteri untuk mendapatkan keturunan, di mulai dari adanya penyakit, gangguan hormonal, gangguan sistem reproduksi dan berbagai macam hal lainnya yang tentunya hal ini perlu dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut untuk mengatasinya. Namun ada kalanya juga seorang pasangan suami isteri sulit untuk cepat hamil dikarenakan kurangnya pengetahuan dasar mengenai kehamilan, sehingga kehamilan yang di nanti belum datang juga.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan bagi pasangan suami isteri agar cepat mendapatkan kehamilan:

Berdoa Kepada Yang Maha Kuasa

Manusia hanyalah bisa merencanakan dan berusaha, sedangkan yang menentukan semuanya tentulah Tuhan. Oleh karena itu lengkapi usaha anda dengan berdoa kepada-Nya, agar diberkahi secepatnya karunia kehamilan. Doa begitu kuat, yang mampu mewujudkan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Jadi, berdoalah!

Periksakan Kondisi Kesehatan Anda

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan yang mencakup kesehatan tubuh anda sendiri, mengenai sistem reproduksi anda, tingkat kesuburan dan hal lainnya kepada ahlinya. Periksakan hal ini baik suami maupun isteri. Hal ini merupakan modal penting untuk terjadinya kehamilan dan  untuk diketahui oleh pasangan suami isteri, karena jika terjadi kendala pada hal tersebut, tentunya diperlukan perawatan dan pengobatan lebih lanjut dan bukan hanya sekedar tips. Jika setelah diperiksakan dan dinyatakan kondisi anda dan pasangan anda sehat, maka mungkin tips selanjutnya bisa bermanfaat dan dapat anda lakukan.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Hal lain yang tidak kalah penting adalah menerapkan pola hidup sehat. Inilah yang harus anda perhatikan :
Jika kebetulan anda atau suami perokok, sebaiknya menghentikan merokok. demikian juga dengan kebiasaan meminum alkhohol.
meminum alkohol sedikit pun mengurangi peluang kehamilan hingga 50 %
Pastikan Berat Badan Anda Tidak Kurang/Tidak Lebih (ideal) karena berat badan yang kurang/lebih selain bisa mempersulit pembuahan, juga menjadi masalah saat anda hamil. Sedangkan bagi pria, kekurangan berat badan bisa mengurangi pembentukan sperma.
Rajin Olahraga, dengan demikian kondisi badan anda selalu fit dan dalam proses pembuahan pun akan lebih besar terjadi.
Pola Makan Bergizi Seimbang dalam mengkonsumsi makanan sarat gizi yang diperlukan untuk mendapatkan kehamilan sehat kelak.

Ketahui Masa Subur Anda

Masa subur ditandai oleh kenaikan Luteinizing Hormone secara signifikan sesaat sebelum terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium). Kenaikan LH akan mendorong sel telur keluar dari ovarium menuju tuba falopii. Didalam tuba falopii ini bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Masa-masa inilah yang disebut masa subur, yaitu bila sel telur ada dan siap untuk dibuahi. Sel telur berada dalam tuba falopi selama kurang lebih 3-4 hari namun hanya sampai umur 2 hari masa yang paling baik untuk dibuahi, setelah itu mati.
Untuk mengetahui cara menghitung masa subur anda, lengkapnya silahkan baca artikel kami:
Menghitung Masa Subur

Ketahui dan Hindari Masalah-Masalah Kesuburan (Infertilitas)

Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada wanita dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria. Sebuah penelitian menyatakan bahwa masalah kesuburan terjadi pada 40% akibat perempuan, 40% akibat laki-laki dan 30% akibat keduanya.

Gunakan Posisi Berhubungan Badan Yang Tepat

Banyak pakar kesuburan yang berpendapat bahwa posisi pria di atas saat berhubungan badan memberikan peluang terbaik bagi terjadinya kehamilan. Agar lebih efektif, wanita bisa mengganjal pinggulnya dengan bantal sehingga serviks-nya bisa menampung banyak sperma. Usahakan setelah ejakulasi antar pasangan terjadi, selama 10-20 menit agar wanita tetap dalam posisi berbaring. Janganlah beranjak dulu dari sikap tiduran ini karena dalam menit waktu ini cairan semen akan mencair, dan jika wanita bangkit cairan semen akan mengalir kembali ke vagina dan suasana asam membuat sperma melemah dan mati. Hal ini juga merupakan suatu supaya agar kesuburan seorang wanita dapat terjaga dengan baik.

Hadirkan suasana Santai Saat Berhubungan

Kegiatan berhubungan suami isteri ini selayaknya dilakukan dalam suasana yang santai dan juga romantis. Saat masa subur tiba dan direncanakan untuk berhubungan intim, sediakanlah waktu yang cukup. Jika selesai aktifitas dari suatu pekerjaan, istirahatlah terlebih dahulu untuk memberi waktu menyegarkan tubuh. Mandi bisa jadi suatu cara agar tubuh menjadi segar kembali. Jagalah mood dan bersikaplah santai, jangan terlalu stres dalam melakukan hubungan seksual, misalnya memikirkan apakah”kegiatan” kali ini akan membuahkan suatu kehamilan.

Ketahui Mengenai Pengetahuan Dasar Terjadinya Kehamilan

Hal ini juga penting diketahui oleh pasangan suami isteri agar dapat dijadikan sebagai gambaran untuk mendapatkan kehamilan. Mengetahui seberapa banyak jumlah sperma normal, kondisi serviks saat masa subur, berapa lama sperma mencapai sel telur dsb. Lengkapnya mengenai proses terjadinya kehamilan, dapat di baca melalui artikel di bawah ini:
Terjadinya Kehamilan

Minum Vitamin

Untuk cepat hamil, konsumsi vitamin maupun jenis makanan mengandung zat-zat dibutuhkan untuk kesuburan sangatlah penting untuk Anda dan pasangan. Vitamin C, salah satunya, dapat meningkatkan kualitas sperma. Mengkonsumsi 1000 mg dan 10 mcg vitamin D atau Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dan wanita. Dan wanita yang mengkonsumsi asam folat memiliki kesempatan hamil yang lebih baik dibanding mereka yang tidak mengkonsumsinya. Asam folat juga berperan penting dalam pembentukan tabung otak sang janin kelak.

Tips Cepat Hamil oleh dr. Rosdiana Ramli, SpOG

Jika selama ini anda telah melakukan tips-tips hamil seperti yang disebutkan di atas, namun belum jua dikaruniai kehamilan, ada baiknya anda mengikuti program kehamilan yang dibawakan oleh dr. Rosdiana Ramli, SpOg.
Dalam program ini beliau akan memberikan informasi mengenai masalah infertilitas-faktor penyebab  beserta solusinya, cara terapi penggunaan obat-obatan yang dapat mempercepat kehamilan anda, panduan jenis makanan yang dihindari bila anda ingin segera hamil, tips dan trik agar cepat hamil termasuk di dalamnya bagaimana posisi yang bercinta yang baik guna memperbesar kemungkinan anda hamil dan masih banyak info yang bisa anda dapatkan dari beliau.
Yang lebih penting lagi, anda akan diberikan program konsultasi gratis langsung dengan beliau via email. Sehingga dengan demikian akan makin melengkapi program kehamilan yang akan anda jalankan. Dengan konsultasi gratis dengan beliau, anda bisa menanyakan berbagai hal seputar permasalahan anda dan bagaimana mengatasinya, karena tentu saja permasalahan infertilitas tiap individu berbeda-beda, sehingga dengan demikian program  yang anda ikuti akan lebih personal dan terarah.
Selain itu, program tips agar cepat hamil ini sudah melalui penelitian medis dan telah menunjukan hasil yang diharapkan. Dan program kehamilan ini telah di dukung dan direkomendasikan oleh Dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS ahli ginekolog dan konsultan seks yang telah kita kenal selama ini.
Dan tidak sampai disitu saja, ketika anda berhasil mendapatkan kehamilan, anda pun akan diberi panduan lengkap untuk ibu hamil dan panduan nutrisi untuk ibu hamil, sehingga kehamilan yang sedang anda jalani akan berjalan dengan baik hinga saatnya persalinan nanti.
Cukup lengkap bukan, jadi tunggu apa lagi, silahkan bergabung di program ini dan untuk bergabung dan mendapatkan informasi lebih lanjut, silahkan klik link di bawah ini:
sumber media online:bidanku.com

CERVICAL CANCER


cervical cancer or also called cervical cancer is one cancer that women fear most. Based on existing data, of all cancer patients in Indonesia, cervical cancer reached her third. And from WHO data recorded, every year thousands of women die from cervical cancer and a type of cancer which is ranked as the top cause of death among women and the world.

Cervical cancer attacks the reproductive organs in women, specifically in the area of ​​the cervix or the entrance to the uterus is the narrow part at the bottom of the vulva and uterus.

Cause of Cervical Cancer

Human papilloma virus (HPV) is the cause of cervical cancer. While the cause of death in women is HPV virus types 16 and 18. The virus is very easy to move and spread, not only through the liquid, but also can move through the touch of skin. In addition, the use of public lavatories is exposed to the HPV virus, can be spread person to use it if it is not cleaned properly.

In addition, poor lifestyle habits can also cause outbreaks of cervical cancer. Such as smoking, lack of vitamins, especially vitamin C and vitamin E as well as a lack of folic acid intake. Another bad habit that can cause cervical cancer is frequent intercourse with multiple partners, having sex with a man who frequently change partners and have sex at an early age (to have sexual intercourse at age <16 years can even increase the risk of cervical cancer 2x ). Another factor is the cause of cervical cancer offspring cancer, the use of birth control pills in the very long term, too often give birth.

Characteristics of Women Suffering from Cervical Cancer

Cervical cancer takes a very long process that is between 10 to 20 years to become a cancer that was originally from an infection. Therefore, at the early stages of development will be difficult to detect. Therefore, women are suggested to do a pap smear test at least 2 years, to test VIA (visual inspection with acetic acid, etc.. Though it is difficult to be detected, but the following features can be clues to the woman whether she is suffering from the symptoms of cancer cervical or not:
When having sex as pain, often followed pleh the bleeding.
Experience abnormal vaginal discharge accompanied by bleeding and the amount of excess
Often feel pain in the hip area
Experiencing pain during urination
At the time of menstruation, blood coming out in large quantities and excess
When women have an advanced stage will experience pain in the thigh or one thigh had swollen greatly reduced appetite, weight gain is unstable, difficult to urinate, spontaneous bleeding.
Prevention of Cervical Cancer

Here are some things that women can do in terms of preventing cervical cancer not to befall him, among other things:
Live a healthy lifestyle by eating nutritious food and adequate nutrition
Always keep your body health and environmental sanitation
Avoid cleaning the genitals with dirty water
If you are smoker, quit this bad habit
Avoid having sex at an early age
Always be faithful to your partner, do not bergonta especially followed by intercourse.
Have regular pap smear done for at least two years, especially for those who have been actively having sex
If you have never had sex, it's good to HPV vaccination
Expand the consumption of vegetable foods that contain beta karotennya enough, vitamin c and e.
However, if you have cervical cancer is detected, there are several methods of treatment that can be done. If cervical cancer is detected early, the treatment is done by eliminating cervical cancer is by way of surgery, laser surgery well, electricity or by freezing and dispose of cervical cancer tissue (cyrosurgery)
For the case of advanced cervical cancer treatment will be done by way of chemotherapy and radiotherapy, but if it is detected severe enough, is nothing else but to lift the uterus (hysterectomy) thoroughly so that the cancer does not develop.
media online:bidanku.com


Senin, 18 Maret 2013

BABY DELIVERY PROCESS


BABY DELIVERY PROCESS
During labor, contractions getting stronger and regular. Contraction usually occurs every three to five minutes. You will realize that you need to concentrate on any contraction. Your cervix will begin to change quickly and it is easier for you to predict the period of time when this phase will end. Some researchers estimate the length of time required by women who first give birth is between five to ten days, while for women who have never given birth are between two to eight hours.

Rabu, 13 Maret 2013

Saat Bersalin Normal


Mengejan saat bersalin normal juga membutuhkan teknik yang tepat. Pahami caranya, agar saat waktunya melahirkan tiba, Anda bisa terbantu dengan teknik mengejan yang tepat.
http://Klink-herbal.blogspot.com

1. Menunggu waktu yang tepat.
2. Simpan tenaga saat pembukaan 10.
3. Atur nafas sesuai aba-aba dokter/bidan.
4. Persiapan mengejan: hirup sebanyak-banyaknya udara agar dapat mengejan dalam waktu lama.
5. Jika dirasa kontraksi/mulas sudah cukup kuat, barulah mengejan.
6. Pikiran harus rileks, agar mudah konsentrasi dan mengejan.

7. Mengejanlah ke arah dubur seperti pada saat buang air besar, karena di duburlah tempat otot-otot panggul yang berfungsi untuk mendorong.
8. Mata tidak boleh terpejam. Selain untuk melihat dan mengontrol apa yang harus dilakukan, juga agar pembuluh darah di sekitar mata tidak pecah. Usahakan selalu melihat ke perut.
9. Jangan pernah mengangkat bokong saat mengejan karena dapat merobek vagina.

(sumber: Tabloid Nakita/Hilman)

Rabu, 06 Maret 2013

MENGENAL KONTRAKSI PERSALINAN


Kontraksi secara umum dapat dijadikan sebagai tanda bahwa proses persalinan akan dimulai. Perempuan memiliki otot terbesar dalam tubuhnya yaitu rahim. Saat terjadi kontraksi, maka mereganglah otot tersebut. Kondisi tersebut secara alamiah terjadi begitu saja, sama kondisinya ketika anda muntah maka perut anda pun akan mengalami kontraksi. Pada saat terjadi kontraksi, rahim akan akan mengalami kondisi meregang serta mengecil. Menyusutnya rahim tersebut membuat terbukanya serviks dan hingga bayi terdorong menuju saluran kelahiran.
Namun kontraksi tidak hanya terjadi menjelang persalinan. Banyak jenis kontraksi yang terjadi selama kehamilan itu sendiri berlangsung. Berikut adalah beberapa jenis kontraksi yang terjadi selama masa kehamilan:
  • Kontraksi Dini. Kontraksi jenis ini biasanya terjadi saat awal-awal kehamilan atai saat trimester pertama kehamilan. Kondisi ini terjadi saat tubuh masih sedang dalam proses penyesuaian dengan berbagai perubahan akibat adanya kehamilan. Kontraksi terjadi akibat mereganyanya ligamen di sekitar rahim biasanya diikuti oleh perut kembung, konstipasi dan dehidrasi. Jika kontraksi di awal kehamilan ini diikuti oleh adanya bercak darah maka segeralah anda ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Kontraksi Palsu. Jenis kontraksi ini biasa disebut dengan istilah Braxton-Hicks, biasanya terjadi saat kehamilan memasuki usia 32-34 minggu. Waktunya tidak bisa ditentukan namun biasanya terjadi setiap 30 menit sekali dengan lama kontraksi sekitar 30 detik. Rasanya seperi nyeri saat kram haid. Jika kontraksi ini tidak terjadi menjadi lama, kemudian intervalnya semakin memendek dan tidak bertambah kuat, maka persalinan tidak akan terjadi dalam waktu sekarang. Berendamlah di air hangat untuk meredakan kontraksi ini. Namun jika kontraksi semakin kuat dan interval semakin pendek maka bisa menjadi petunjuk bahwa persalinan akan segera berlangsung.http://Klink-herbal.blogspot.com
  • Kontraksi Saat Berhubungan. Pada saat berhubungan dapat juga menimbulkan terjadinya kontraksi. Oleh karena itu sebelum anda berhubungan, pastikan terlebih dulu melalui pemeriksaan dokter bahwa kehamilan anda dinyatakan sehat. Kontraksi yang terjadi saat berhubungan, tidak akan menjadikan resiko lahir prematur, selama kehamilannya sehat dan tanpa komplikasi
  • Kontraksi Sebenarnya. Kontraksi sebenarnya terjadi menjelang persalinan. Kontraksi berlangsung selama 40-60 detik, terjadi di setiap 10 samai 20 menit atau satu jam, kemudian kontraksi terjadi menjadi lebih sering. Kontraksi sebenarnya akan diikuti oleh pembukaan mulut rahim, keluarnya cairan atau lendir yang bercampur darah yang berwarna kecoklatan yang merupakan sebagai sumbatan lendir atau mukus pada leher rahim.
Kontraksi di atas termasuk ke dalam kontraksi normal dan biasa terjadi pada masa kehamilan. Dan biasanya akan merujuk pada persalinan normal. Namun ada beberapa jenis kontraksi abnormal yang terjadi menjelang persalinan, yaitu:

  • Inersia primer. Kontraksi yang tidak muncul sama sekali menjelang persalinan. Hal ini disebabkan oleh adanya kelainan fisik ibu seperti, ibu kekurangan gizi, mengidap penyakit berat, mengalami anemia, mioma.
  • Inersia Sekunder. Kontraksi yang lemah.
  • Takisistol dimana kontraksi sebetulnya ada cuman terlalu sering sebelum waktunya, sehingga "habis" sebelum waktunya.
  • Inkordinat, kontraksi yg tidak menyeluruh, artinya hanya bagian perut tertentu aja yg mengalami kontraksi sedangkan bagian perut lainnya tdk mengalami, sehinga persalinan tdk mengalami kemajuan, hal ini biasanya disebabkan oleh mioma atau KPSW (ketuban pecah sebelum waktunya).
  • http://Klink-herbal.blogspot.com
  • Tetanis. Kontraksi yang disebabkan oleh ari-ari yg lepas yang menyebabkan kontraksi terus menerus tiada henti, hal ini justeru sangat berbahaya dan dapat mengancam ibu dan bayi yang dikandungnya. Untuk kasus ini harus dilakukan caesar segera.

TEKNIK PERNAPASAN PERSALINAN


Ada dua pernafasan dasar untuk PERSALINAN : pernafasan lambat atau pernafasan ringan. Rencanakan untuk menggunakan selama persalinan guna membantu relaksasi, menjamin pasokan oksigen yang memadai, dan memungkinkan anda mengubah pernafasan sebagai respons terhadap intensitas kontraksi. Akan sangat nyaman bila memulai dengan pernafasan lambat jika diperlukan pada awal persalinan dan menggunakannya selama persalinan sepanjang hal itu membantu. Selanjutnya anda mungkin ingin menggantinya dengan pernafasan ringan atau salah satu variasi yang paling enak bagi Anda.Beberapa wanita menggunakan pernafasan lambat selama persalinan. Lainnya menggunakan ringan atau lambat saja.Apa yang anda gunakan tergantung keinginan Anda saat itu dan intensitas persalinan.pernafasan
Kami menganjurkan Anda belajar pernafasan lambat maupun ringan. Hal terpenting disini adalah menguasai kedua pola dasar sehingga membantu Anda rileks dan mengalihkan perhatian selama persalinan. Anda sapat mengadaptasikannya sesuai kebutuhan.

Pernafasan Lambat

Gunakan pernafasan lambat (tingkat pertama dari pernafasan terpola) sewaktu Anda mencapai satu titik pada persalinan saat kontraksi cukup kuat sehingga anda tidak dapat lagi berjalan atau berbicara tanpa berhenti sejenak. Gunakan pernafasan lambat selama hal itu membantu , biasanya sampai Anda kekala satu persalinan. Bergantilah kepernafasan ringan atau variasinya jika Anda menjadi tegang dan tidak rileks selama kontraksa. Beberapa wanita hanya menggunakan pernafasan lambat sepanjang kala satu persalinan; lainnya menggunakan semua pola dan variasi yang diuraikan disini.http://Klink-herbal.blogspot.com
pernafasan lambat dapat berupa pernafasan dada maupun perut, yang lebih penting dari pada apakah itu pernafasan dada atau perut adalah bahwa pernafasan ini membantu Anda rileks.

Implementasi Saat Persalinan

1. Segera setelah kontraksi dimulai, ambil nafas yang banyak, dan hembuskan nafas dengan kuat. Ini dapat digunakan sebagai pernafasan "pengatur" atau sinyal pada pasangan. Lepaskan semua ketegangan sewaktu Anda mengeluarkan nafas, dan kendurkan semua otot dari kepala sampai ujung kaki.
2. Pusatkan perhatian
3. Dengan perlahan hirup nafas melalui hidung (atau mulut jika hidung Anda tersumbat) dan keluarkan melalui mulut, dengan membiarkan semua udara mengalir keluar. Berhenti sejenak sampai udara seolah-olah ingin masuk kembali. Bernafaslah enam sampai sepuluh tarikan per menit (kira-kira separuh dari kecepatan pernafasan normal).
4. Tarik nafas dengan cepat, tetapi keluarkan nafas dengan bersuara (dapat didengar oleh mereka yang dekat dengan Anda), dengan mulut sedikit terbuka dan rileks. Bunyi yang terdengar sewaktu mengeluarkan nafas adalah seperti desah lega. Pada saat persalinan, Anda boleh berteriak atau bergumam waktu mengeluarkan nafas.
5. Jaga bahu dalam posisi kebawah dan rileks. Relakskan dada dan perut sehingga keduanya mengembung waktu Anda menarik nafas dan kembali normal waktu Anda mengeluarkan nafas.
6. Saat kontraksi berakhir, beri sinyal pada pasangan bahwa kontraksi sudah berlalu atau ambil nafas yang dalam dan rileks, diakhiri dengan desahan .
7. Rilekskan seluruh tubuh, ganti posisi, minum, dst.
Catatan : Saat berlatih dan belajar pola pernafasan ini, beberapa wanita merasa kurang nyaman bila menarik nafas melalui hidung dan mengeluarkannya melalui mulut. Bila hal ini terjadi pada diri Anda, modipikasi polanya menjadi pernafasan hidung atau mulut saja, yang paling penting pernafasan ini dan membuat Anda relaks.
Praktekkan teknik yang diuraikan diatas sampai Anda merasa nyaman dan konsisten dalam melakukannya. Dengan demikian, Anda cukup percaya pada kemampuan Anda untuk menggunakan pernafasan lambat ini guna mendapat RILEKSASI yang dalam. Selama kontraksi persalinan, Anda mnggunakan pola ini selama 60 sampai 90 detik. Berlatihlah dengan berbagai posisi (duduk, berbaring, menyamping, berdiri, merangkak, dan bahkan didalam mobil). Saat mengeluarkan nafas pusatkan perhatian untuk merilekskan berbagai bagian tubuh  Anda sehingga Anda dapat merilekskan semua bagian tubuh yang tidak diperlukan untuk mempertahankan posisi Anda.

Pernafasan Ringan

Pernafasan ringan sangat bermanfaat jika dan saat Anda menemukan bahwa Anda tidak lagi dapat relaks selama kontraksi, kontraksi terlalu sakit untuk pernafasan lambat, atau Anda secara naluriah mempercepat pernafasan. Sebagaian besar wanita meskipun tidak semuanya, merasa perlu berpindah kepernafasan ringan pada saat tertentu selama dalam masa persalinan aktif- khususnya jika kontraksi jaraknya sangat dekat dan sangat kuat. Biarkan insensitas kontraksi membimbing Anda dalam memutuskan kapan menggunakan pernafasan ringan.http://Klink-herbal.blogspot.com
Untuk melakukan pernafasan ringan, tarik dan keluarkan pernafasan dengan cepat dan ringan melalui mulut-kira-kira satu tarikan nafas setiap satu atau dua detik. Jaga pernafasan Anda tetap dangkal dan ringan. Tarik nafas dengan tenang, tetapi keluarkan dengan bersuara baik berupa desahan pendek atau bunyi ringan. Tarikan nafas yang tenang membantu Anda memastikan bahwa tidak mengambil nafas berlebihan atau hiperventilasi.
Pola ini tidak mudah dikusai seperti pernafasan lambat. Bersabarlah dan berikan cukup waktu bagi diri Anda untuk mempelajarinya perlahan-lahan. Mulailah mempelajari pernafasan ringan dengan berlatih pada kecepatan antara satu tarikan nafas per detik dan satu setiap dua detik. Cobalah bernafas dengan berbagai kecepatan dalam kisaran tersebut sampai Anda merasa nyaman. Cara terbaik untuk menghitung kecepatan adalah menghitung pernafasan selama 10 detik. Jika hitungan Anda diantara 5 sampai 10, pernafasan Anda dalam kisaran tersebut. Bernafaslah dengan kecepatan ini selama 30 detik sampai 2 menit. Saat Anda sudah mampu melakukan pernafasan ringan dengan mudah, nyaman, dan konsisten selama satu sampai dua menit.
Selama persalinan, pernafasan ringan tanpa lebih alami karena rahim bekerja sangat keras sehingga Anda membutuhkan lebih banyak oksigen. Sama seperti berlari membuat Anda bernafas dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan oksigen, meningkatnya intensitas dan frekwensi kontraksi juga meningkatkan kebutuhan akan oksigen. Kecepatan pernafasan Anda selama persalinan secara alami akan diatur oleh kebutuhan oksigen serta rasa sakit dan frekwensi kontraksi.
Pernafasan ringan melalui mulut terbuka akan membuat mulut kering, jadi gunakan satu atau beberapa anjuran berikut ini.
. Sewaktu Anda menarik nafas, sentuhkan ujung lidah pada langit-langit tepat dibelakang gigi. Cara ini akan membuat udara basah saat Anda menarik nafas.
. Dengan jari-jari regang, tutup hidung dan mulut sehingga telapak tangan Anda mereefleksikan cairan dari udara pernafasan Anda.
. Diantara kontraksi, minumlah iar atau cairan lain, atau mangisap es batu atau es buah beku.
. Kadang-kadang sikat gigi atau kumur-kumur.

PROSES MELAHIRKAN BAYI


Kita tidak sepenuhnya mengerti apa yang menyebabkanPROSES MELAHIRKAN  terjadi, akan tetapi perubahan kadar hormon mempengaruhi pelunakan dan persiapan cervix (leher rahim) dan kontraksi. Kontraksi-kontraksi yang terjadi sebelum persalinan semakin kuat dan semakin teratur. Uterus Anda sesungguhnya terbentuk dari lapisan otot yang sebagian mengitari uterus (rahim) dan sebagian lainnya naik dan turun di dalam uterus. Kontraksi dari otot-otot tersebut menarik cervix dan membantunya membuka dan mendorong bayi untuk bergerak turun.
Tekanan dari kepala bayi melawan cervix selama kotraksi juga membantu menipiskan dan membuka cervix. Untuk memberikan Anda gambaran terhadap proses ini, cobalah untuk membayangkan saat Anda mengenakan kaos turtleneck (yang menyerupai leher kura-kura). Leher dari kaos tersebut cukup tebal tapi lebih kecil daripada kaos itu sendiri, akan tetapi ketika Anda memasukan kepala Anda untuk melewatinya, ujung leher pada kaos tersebut menjadi melar dan kemudian terbuka.http://Klink-herbal.blogspot.com
Pada awal proses persalinan, kontraksi-kontraksi yang terjadi secara bertahap semakin sering dan kuat  Jika bidan atau dokter Anda memeriksa cervix Anda, Anda mungkin akan mengetahui bagaimana cervix Anda mengalami perubahan. Pembukaan dan pengelupasan yang lambat mungkin terjadi selama fase ini, namun hal tersebut adalah normal. Kebanyakan perempuan memilih untuk menghabiskan masa awal proses persalinan di rumah karena mereka merasa lebih leluasa untuk bergerak, mandi, makan, atau menonton TV. Kebanyakan dokter dan bidan juga menyetujui hal itu. Fase awal persalinan merupakan fase yang sulit untuk diprediksi. Beberapa perempuan mungkin tidak menyadarinya, sedangkan yang lain mungkin mengalami rasa sakit dalam jangka waktu yang lama.
Selama proses persalinan, kontraksi semakin kuat dan teratur. Kontraksi biasanya terjadi setiap tiga atau lima menit. Anda akan menyadari bahwa Anda perlu mengkonsentrasikan diri Anda pada setiap kontraksi. Cervix Anda akan mulai berubah dengan cepat dan hal ini mempermudah Anda untuk memprediksi jangka waktu kapan fase ini akan berakhir. Beberapa peneliti memperkirakan jangka waktu yang diperlukan oleh perempuan yang baru pertama melahirkan adalah antara lima sampai sepuluh jam, sedangkan untuk perempuan yang sudah pernah melahirkan adalah antara dua sampai delapan jam.
Apa yang Dapat Saya Lakukan Selama Fase Pembukaan?
Selama proses menuju persalinan perhatikan waktu Anda sehari-hari. Jika Anda seharusnya tidur, maka cobalah untuk tidur. Jika memungkinkan, cobalah untuk tidur selama kontraksi berlangsung. Anda tidak tahu waktu yang Anda akan lewati sebelum persalinan, oleh karena itu ada baiknya jika Anda banyak beristirahat. Serangan rasa sakit sebelum persalinan mungkin akan disertai dengan ledakan pada adrenalin yang membuat Anda sangat ingin tidur. Cobalah beberapa tips untuk relaksasi dibawah ini. Jika siang hari, cobalah untuk mengganti aktivitas Anda dengan istirahat guna mengumpulkan energi yang cukup sebelum proses persalinan.

Berikut ini adalah beberapa saran dari kami:
  • Cobalah untuk meningkatkan perasaan bahagia dan beristirahatlah ketika rasa sakit melanda. Mandi dengan menggunakan air hangat, mimum minuman hangat, dan latihan relaksasi akan sangat membantu Anda.
  • Tetaplah mempertahankan hidrasi tubuh Anda. Sebuah aturan umum menyatakan bahwa Anda harus mengkonsumsi paling sedikit 8  gelas cairan per hari. Cairan dengan kadar kalori seperti jus, teh berpemanis, atau minuman bernergi dapat membantu meningkatkan energi untuk aktivitas yang Anda lakukan.http://Klink-herbal.blogspot.com
  • Makanlah makanan yang ringan di awal proses persalinan. Ketika Anda mendapat kontraksi, sistem pencernaaan Anda akan secara alami bergerak lebih lambat sehingga Anda mungkin akan merasa mual. Pilihlah makanan yang mudah dicerna seperti buah-buahan, yogurt, atau roti panggang. Anda perlu menghindari makanan dengan kadar lemak yang tinggi seperti daging karena sulit untuk dicerna. )
  • Pilihlah posisi yang nyaman. Anda mungkin merasa tubuh Anda bergerak secara alami selama proses kontraksi, hampir seluruhnya dapat membantu pergerakan bayi di dalam pelvis (tulang panggul). Gerakan mengayun yang pelan dapat juga membantu selama proses kontraksi. Berdiri juga dapat membantu tubuh Anda dan bayi Anda untuk bergerak sesuai gravitasi dan meningkatkan pergerakan bayi Anda kebawah malui pelvis.
  • Cobalah melakukan pemijatan, olahraga, mendengarkan musik, dan mengompreskan kantong panas atau dingin di badan.
  • Cobalah teknik pernafasan saat mengalami kontraksi pada awal proses persalinan untuk mengetahui bagaimana hal ini berpengaruh pada kontraksi. Akan tetapi jangan melakukannya di setiap kontraksi sampai Anda benar-benar membutuhkannya.
  • Cobalah menggunakan teknik visualisasi. Anda dapat memilih visualisasi dimana Anda menggambarkan cervix Anda membuka di sekeliling kepala bayi Anda atau visualisasi dimana Anda menggambarkan sesuatu yang terbuka seperti sebuah bunga yang mekar.
  • Cobalah menggunakan vokalisasi untuk merelaksasikan otot-otot pada pelvis dan abdomen Anda. Cobalah hal berikut: Buatlah suara dengan nada yang tinggi seperti “Eeekk!” Perhatikan apa yang akan terjadi pada otot-otot di sekitar vagina dan pada abdomen. Apakah Anda merasa bahwa otot-otot tersebut menegang? Kemudian buatlah suara rendah yang lambat dan panjang seperti “Oooohhhhh.” Apakah Anda merasakan otot-otot Anda melemas dan mengendur? Hal yang sama akan terjadi selama proses persalinan. Rintihan yang rendah, lambat, dan panjang membantu otot-otot pada dasar pelvis dan abdomen mengendur. Sedangkan berteriak atau menjerit akan menghasilkan efek yang berlawanan. Orang-orang yang menemani Anda selama proses persalinan akan membantu Anda untuk mengingat dan melakukan vokalisi selama proses persalinan.
  • Ketika kontraksi Anda semakin sering dan kuat, mulailah untuk mengumpulkan dukungan dari orang-orang disekitar Anda sehingga mereka dapat membantu Anda.http://Klink-herbal.blogspot.com
Selain kesehatan fisik, emosi positif Anda juga sangatlah penting selama proses persalinan. Ketakuatan, kekhawatiran, dan gairah akan melepaskan adrenalin yang dapat memperlambat proses persalinan. Bicarakan mengenai apa yang Anda rasakan dengan pasangan dan orang-orang terdekat Anda. Relaksasi, pengandaian, perintah positif, dan dukungan emosi yang baik dan membantu Anda melepaskan kecemasan dan meningkatkan kesiapan untuk proses kelahiran.
sumber:media online